Politik

Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang Roy Suryo

Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang Roy Suryo
Jakarta, CNN Indonesia

Presiden ke-7 RI Joko Widodo () akan menunjukkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi dalam sidang dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan menyebut Jokowi memenuhi panggilan untuk hadir dalam persidangan yang terbuka untuk umum tersebut. Ia mengatakan mantan presiden itu akan memperlihatkan ijazah dari seluruh jenjang pendidikan yang pernah ditempuhnya.

"Pada sidang yang terbuka untuk umum ini, Pak Jokowi akan menunjukkan ijazahnya kepada seluruh rakyat Indonesia, dari SD, SMP, SMA, hingga S1," kata Yakup dalam keterangan resminya.

Jokowi berharap kesaksian dan pembuktian tersebut dapat mengakhiri fitnah yang selama ini ditudingkan Roy Suryo dkk soal keaslian ijazah.

"Kami berharap kehadiran Pak Jokowi di forum terhormat di hadapan Yang Mulia Majelis Hakim ini dapat mengakhiri fitnah yang telah terus menerus dilakukan oleh berbagai pihak mengenai status ijazah Pak Jokowi, sehingga bisa memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi Pak Jokowi sebagai rakyat biasa yang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum," kata Yakup.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan bersaksi dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo.

Rencananya sidang akan digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur mulai pukul 09.00 WIB.

"Iya, tentu kita, ini sidang ini kan terbuka untuk umum. Jadi masuk berapanya itu sesuai dengan kapasitas kita nanti. Berapa kapasitas bisa ditampung oleh pengunjung sidang. Namun seperti biasa, kita kan ada apa ya Ada TV di luar juga ya, bisa di luar," kata Kepala Pengadilan Jakarta Timur, Efendi, di PN Jaktim, Selasa (3/11).

Jokowi telah tiba di PN Jaktim sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangannya disambut sekitar 1.000 pendukungnya yang telah memenuhi PN Jaktim. 

Jokowi datang bersama puteranya yang juga Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Efendi menjelaskan ruang sidang berkapasitas 80 orang. Dia mengatakan PN Jaktim akan berupaya menjaga kenyamanan pengunjung sidang.

"Buat yang bisa masuk ke area persidangan dan area sekitar pengadilan kita dari dua kubu. Pokoknya kita ya yang penting nyaman ya, gitu aja. Penting ini sidang terbuka untuk umum, kita tidak membeda-bedakan, semua kubu boleh menonton, masyarakat pada umumnya boleh menonton. Terus kalau memang kapasitasnya 80, ya jangan lebih, nanti kan nggak nyaman jadinya ya," ujarnya.

PN Jaktim juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mempersiapkan pengamanan sidang.