Nasional

Pemkab Sampang bina petambak garam untuk tingkatkan kualitas

Pemkab Sampang bina petambak garam untuk tingkatkan kualitas

Madura Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur melakukan pembinaan kepada para petambak garam di wilayah itu guna meningkatkan kualitas dan hasil produksi garam petani.

"Selain sebagai bentuk kepedulian, pembinaan kepada para petambak garam ini juga dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi warga, karena jika kualitas produksi garam bagus, harga jual garam rakyat di Sampang ini juga meningkat," kata Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan (Diskan) Pemkab Sampang Moh Mahfud di Sampang, Jumat.

Ia menjelaskan pembinaan dalam bentuk pelatihan itu menyasar para petambak garam di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sampang, Pangarengan, Sreseh, dan Kecamatan Jrengik.

Menurut Mahfud, sistem pembinaan dilakukan Diskan Pemkab Sampang secara berkala dan dilakukan secara rutin.

"Setiap pertemuan kami melibatkan sebanyak 30 orang, sehingga pelatihan yang kami gelar bukan pada satu kali pertemuan, tetapi secara rutin setiap minggu dengan peserta berbeda dari empat kecamatan ini," katanya.

Ia mengatakan pelatihan ditekankan pada upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petambak dalam mengelola air laut hingga menjadi garam.

Melalui kegiatan tersebut, para petambak diharapkan mampu menerapkan teknik produksi yang tepat, sehingga menghasilkan garam dengan kualitas dan kuantitas yang lebih optimal.

Para petambak ini juga dilatih tentang teknik menghasilkan kualitas air garam yang bagus pada setiap tahapan pengolahan air laut, mulai dari proses awal hingga menghasilkan garam siap panen.

Mahfud mengatakan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petambak menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong produktivitas garam rakyat di Kabupaten Sampang, sehingga hasil produksi diharapkan meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Moh Mahfud menjelaskan Kabupaten Sampang merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura yang menjadi produsen garam.

Luas tambak garam di kabupaten ini terdata sebanyak 3.218 hektare berkurang 1.164 hektare dari sebelumnya yang mencapai 4.382 hektare.

"Rata-rata produktivitas antara 80-90 ton per hektare," kata Mahduf.

Melalui pelatihan tersebut, Diskan Pemkab Sampang berharap produksi garam bisa meningkat lagi, termasuk kualitasnya.