Nasional

Pemkab Karangasem berharap KNMP Seraya Timur berkembang pesat dan jadi pusat ekonomi baru

Pemkab Karangasem berharap KNMP Seraya Timur berkembang pesat dan jadi pusat ekonomi baru

Karangasem, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali berharap Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

"Kami menyambut baik Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu program prioritas nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem I Made Sugiartha dalam kegiatan Bakti Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang digelar di kawasan KNMP Seraya Timur, Rabu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sekaligus menandai pelaksanaan program prioritas nasional KNMP.

Pemerintah Kabupaten Karangasem menyampaikan apresiasi kepada KKP atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Kabupaten Karangasem.

Program KNMP diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan usaha perikanan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Sugiarta menjelaskan Karangasem memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar. Kabupaten di ujung timur Pulau Bali ini memiliki garis pantai sepanjang 87 kilometer yang membentang dari wilayah selatan Kecamatan Manggis, sisi timur Kecamatan Karangasem dan Abang, hingga wilayah utara Kecamatan Kubu.

Potensi tersebut didukung keberadaan 5.280 nelayan yang tergabung dalam 250 kelompok nelayan.

Selain itu, terdapat 20 kelompok pengolah dan pemasar ikan, 64 kelompok pembudi daya ikan, serta enam kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas).

Dari sisi produksi, sektor perikanan Karangasem mencatatkan hasil sebanyak 30.220 ton sepanjang 2025.

Produksi tersebut didominasi perikanan tangkap sebanyak 29.936 ton, sedangkan perikanan budi daya mencapai 284 ton.

Besarnya potensi tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

"Kami berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih Seraya Timur tidak hanya menjadi kawasan penunjang aktivitas perikanan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir yang produktif, mandiri, dan berdaya saing," katanya.