Jakarta (ANTARA) - Ko-sutradara Kristo Immanuel menyatakan porsi garapannya lebih dominan dalam pengarahan adegan musikal untuk proyek film musikal Batak pertama bertajuk "Pulang Kampung" yang disutradarai pula oleh Bene Dion Rajagukguk.
"Mungkin aku kalau di musikal bisa dibilang 70 persen - 80 persen lah ya, kalau di drama aku lebih ke menjagain kalau misalnya pas drama. Tapi aku 'majority'-nya, bantu-bantu Bang Bene di bagian musikal," kata Kristo Immanuel di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis.
Pernyataan tersebut mempertegas pembagian peran dalam mengeksekusi adegan-adegan berirama di film musikal antara dirinya dengan sutradara Bene Dion Rajagukguk.
Kristo dipercayakan memegang porsi 70 sampai 80 persen pada segmen lagu dan tari.
Bene juga memastikan keterlibatan aktif rekannya tersebut.
Ia mengatakan Kristo yang pernah menyutradarai video musik "Tinggal" yang dinyanyikan oleh Mawar de Jongh untuk lagu tema (original soundtrack) film "Tinggal Meninggal" itu sangat membantu adegan musikal dapat tereksekusi dengan baik di lapangan.
"Kristo sangat membantu dan sangat berkolaborasi ketika adegan-adegan musikal ya karena memiliki gerak tubuh lentur serta kemampuan menyanyi yang lebih piawai dari aku," ujar Bene.
Meski dominan pada tata musikal, Kristo mengakui sentuhan Batak dari Bene Dion tetap menjadi pondasi utama dalam membawa nuansa etnik di film ini.
Bene memegang kendali penuh pada penataan posisi pemain, pergerakan adegan drama, hingga keselarasan emosi agar unsur adat Batak yang disajikan tetap terasa.
"Banyak sekali adegan-adegan yang jadinya menurutku jadi lebih kaya karena sentuhan dari Bang Bene gitu," tutur Krist.
Film komedi drama keluarga berbalut musikalitas khas arahan komposer Viky Sianipar ini dijadwalkan menyapa pemirsa secara serentak di seluruh jaringan bioskop tanah air mulai 26 November 2026 mendatang.
Penata musik Viky Sianipar mengolah kembali delapan lagu Batak lawas dan satu lagu baru dengan aransemen yang memberi ruang bagi energi para pemain dan koreografi film bersama koreografer Dimas Praditya dan Associate Producer Bayu Pontiagust yang memang sudah berpengalaman mengerjakan format musikal seperti proyek serial daring "Musikal Di Rumah Aja" (2020) yang mengangkat cerita rakyat Indonesia.
Di dalam cuplikan (trailer) filmnya, rumah produksi Imajinari juga mulai memperkenalkan cuplikan empat lagu yang akan ada di dalam film, yaitu "Jamila", "Pulo Samosir", "Tortohon Ma", dan "Tirismo Lae Bangkuang".
Film "Pulang Kampung" menjalani sekitar enam bulan persiapan, termasuk sesi baca naskah (reading), latihan vokal dan koreografi, serta rekaman lagu.
Pengambilan gambar dilakukan di kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir, Sumatera Utara, serta Jakarta. Adegan-adegan di ruang terbuka yang terlihat dalam trailer memberi gambaran tentang skala produksi dan dunia tempat Daniel (diperankan oleh Axelo Nababan) dan Uli (diperankan oleh Vanessa Simorangkir) bertemu.