KPK tengah mengusut dugaan korupsi di Pemkab Klaten juga terjadi sebelum era Bupati Klaten nonaktif, Hamenang Wajar Ismoyo. Pendalaman ini dilakukan KPK saat memeriksa Plt Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi, kemarin.
"Ini kaitannya dengan dugaan penerimaan-penerimaan yang dilakukan oleh Bupati yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
"Termasuk penyidik juga masih akan terus menelusuri apakah dugaan praktik penerimaan yang dilakukan oleh Bupati ini juga diduga terjadi di era-era sebelumnya atau seperti apa, semuanya masih akan terus dilakukan penelusuran oleh penyidik sehingga kita tunggu perkembangan dari penyidikan perkara ini," lanjutnya.
Budi juga menjelaskan, dalam pemeriksaan terhadap Mahanni di Gedung Keuangan Negara Daerah Istimewa Yogyakarta, penyidik turut mengonfirmasi sejumlah temuan dalam rangkaian kegiatan penggeledahan di kantor Bupati.
"Ada sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diamankan dan dilakukan penyitaan. Oleh karena itu, dari sejumlah barang bukti itu maka butuh berita acara penyitaan sehingga ada kebutuhan untuk melakukan pemanggilan, kebutuhan pemeriksaan terhadap saksi Plt Bupati Klaten," jelas Budi.
Penyidik juga turut mendalami serta mengonfirmasi terkait tugas dan kewenangan selaku Wakil Bupati. Hal ini, kata Budi, terkait dengan dugaan penerimaan-penerimaan yang dilakukan oleh Bupati Hamenang.
"Terlebih penyidikan di Klaten ini setidaknya ada lima kluster ya. Ya artinya ini memang ada banyak kluster yang tentunya juga butuh pendalaman secara komprehensif untuk melengkapi berkas penyidikan perkara ini," imbuhnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus suap perubahan hasil audit BPK. KPK mengungkapkan Hamenang meminta BPK menghapus temuan dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) terkait kelebihan pembayaran honorarium. Total ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni
1 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) selaku Bupati Klaten periode 2025-2030;
2 Ahmad Luthfi H Rahmatullah (ALU) selaku Kalan BPK Jawa Tengah (Jateng); serta
3 Muhammad Amin Wahyu Utomo (MAW) selaku pihak swasta dari PT Madani Winasis Creative.