Penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 semakin melonjak usai peluncuran iPhone Duo, HP lipat pertama dari Apple. Penjualan Galaxy Z Fold8 melonjak sejak satu pekan setelah iPhone Duo dirilis di Korea Selatan pada 23 Oktober 2026.
Menurut laporan The Korea Herald, penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 di Korea meningkat sebanyak 20 persen pada periode 23-29 Oktober 2026. Kendati begitu, angka penjualan pastinya tidak diungkapkan.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa ponsel lipat Samsung semakin mendapat perhatian setelah Apple mencoba menghadirkan perangkat dengan desain serupa untuk pertama kalinya.
Mengutip 9to5Google, ketertarikan terhadap Galaxy Z Fold8 juga meningkat pada hari-hari setelah Apple mengumumkan iPhone Duo pada September 2026 lalu.
Salah satunya adalah penjualan yang masih berlangsung, sehingga Galaxy Z Fold8 secara keseluruhan menjadi pilihan yang lebih menarik, terutama di Korea Selatan, tempat harganya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan iPhone Duo.
Faktor lainnya mencakup penerapan aplikasi yang belum dioptimalkan dengan baik dalam perangkat lunak Apple. Selain itu, kontroversi kerusakan pada layar yang disebut "crackgate" pada iPhone Duo juga dapat menjadi penyebabnya.
Kontroversi ini meninggalkan kesan awal yang kurang baik, setelah sejumlah pembeli mengalami kerusakan pada layar bagian dalam akibat dugaan kesalahan manufaktur.
Meski demikian, belum ada bukti yang memastikan apakah faktor-faktor ini memengaruhi peningkatan penjualan Samsung. Namun, ada sejumlah kemungkinan alasan yang dapat menjelaskan tren tersebut.
Samsung Galaxy Z Fold 8 saat ini tersedia dengan harga mulai dari Rp28,499 juta untuk varian 12GB/256GB di Indonesia. Samsung juga dikabarkan akan berinvestasi lebih besar pada perangkat dengan bentuk baru ini pada tahun 2027.