Washington (ANTARA) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth percaya bahwa Kongres tidak akan berhasil memakzulkannya di tengah munculnya desakan dari sejumlah anggota parlemen.
“Seorang anggota Kongres yang kecewa dan kalah, bersama seluruh sekutu Demokratnya, telah mengajukan pasal-pasal pemakzulan palsu terhadap saya,” kata Hegseth dalam video yang diunggah di akun X miliknya, Kamis.
“Sama seperti upaya mereka terhadap Presiden Donald Trump dua kali. Upaya itu gagal terhadap Trump dan tidak akan berhasil terhadap saya,” lanjutnya.
CNN melaporkan, mengutip sejumlah sumber dari Partai Republik, bahwa DPR AS kemungkinan melakukan pemungutan suara terkait pemakzulan Hegseth paling cepat pekan depan.
Sejumlah anggota Partai Republik menuduh Hegseth meyakinkan Trump untuk melancarkan perang terhadap Iran, meskipun serangan tersebut dinilai tidak menghasilkan tujuan yang diharapkan.
Pada Rabu, Trump mengatakan tidak mempertimbangkan untuk mengganti Hegseth dan memuji kinerjanya.
Namun, CBS News sebelumnya melaporkan Trump telah membahas kemungkinan Hegseth tetap menjabat bersama para penasihatnya, menyusul kekalahan Partai Republik dalam pemilu sela.
AS menggelar pemilu sela pada 3 November untuk memilih 35 anggota Senat dan seluruh 435 anggota DPR, serta sejumlah pejabat legislatif dan gubernur di berbagai negara bagian.
CNN memperkirakan Partai Demokrat akan menguasai mayoritas kursi DPR. Sementara itu, proyeksi Bloomberg menyebut partai tersebut berpeluang menguasai Senat dengan sedikitnya 51 kursi.
Sumber: Sputnik
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026