Jakarta (ANTARA) - Atlet berkuda Indonesia Nusrtdinov Zayan Fatih turut mengantarkan tim Asia meraih medali emas pada kompetisi Continental Team yang digelar Federasi Equestrian Internasional (FEI) dalam rangkaian Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026.
Dinov, sapaan akrab Nusrtdinov, bersyukur atas pencapaian tersebut, tetapi tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi final Individual Jumping yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.
"Senang sekali dan cuma bisa bersyukur. Namun, masih ada satu pertandingan lagi, jadi saya akan tetap berusaha fokus. Saya hanya ingin menjaga kondisi fisik untuk final dan bertanding semaksimal mungkin. Karena kemenangan itu datang dari Tuhan," ujar Dinov dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dinov memperkuat tim Asia bersama tiga atlet lainnya, yakni Sresht Raju Mantena dari India, Alya Adnan Awadh Almheiri dari Uni Emirat Arab, dan Ruirui Sun dari China. Keempatnya membawa tim Asia mengungguli lima tim kontinental lainnya.
Bertanding di Equestrian Centre, Diamniadio, Senegal, Dinov mencatatkan waktu 87,12 detik dengan delapan poin penalti pada kualifikasi pertama yang berlangsung 3 November. Pada kualifikasi kedua, ia membukukan waktu 72,60 detik dengan empat poin penalti.
Secara keseluruhan, Dinov mengumpulkan 12 poin penalti dan menempati peringkat ke-11 klasemen gabungan individu. Hasil tersebut sekaligus memastikan atlet Indonesia itu lolos ke final Individual Jumping.
Penampilan Dinov dalam dua babak kualifikasi individu turut diperhitungkan dalam klasifikasi beregu FEI. Hasil gabungan dengan tiga atlet Asia lainnya menempatkan Tim Asia di posisi teratas dan berhak atas medali emas Continental Team.
Kompetisi Continental Team diikuti 24 atlet yang terbagi dalam enam tim regional, yakni Afrika, Eropa, Inter-Amerika, Amerika Selatan, Asia, dan Intercontinental. Setiap tim terdiri atas empat atlet yang juga bertanding pada nomor individu.
Dalam kompetisi tersebut, para atlet juga dituntut beradaptasi dengan kuda yang disediakan panitia melalui sistem undian atau borrowed horse.
Dinov mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam membangun chemistry dengan Ucaral de Beaujour, kuda yang menjadi tunggangannya selama pertandingan.
"Kami harus beradaptasi dengan cepat. Setelah beberapa kali latihan, saya sudah cukup mengenal kuda yang saya gunakan, meskipun belum 100 persen. Namun, saya sudah bisa mengandalkannya," kata Dinov.
Terkait cuaca panas di Dakar, Dinov mengatakan kondisi tersebut tidak menjadi kendala berarti karena dirinya terbiasa menjalani latihan di luar ruangan.
"Karena saya sudah sering berolahraga di luar ruangan, menurut saya cuacanya tidak terlalu berbeda. Saya juga sangat senang bisa berada di Afrika," tambahnya.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk YOG Dakar 2026 Ita Yuliati mengapresiasi kontribusi Dinov dalam keberhasilan Tim Asia meraih emas Continental Team FEI.
Menurut Ita, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus menambah kepercayaan diri Dinov menjelang final nomor individu.
"Alhamdulillah, kami bangga dengan kontribusi Dinov untuk Tim Asia. Ini menjadi pengalaman yang berharga sekaligus menambah kepercayaan dirinya menjelang final individu. Kami berharap Dinov bisa menjaga fokus, tampil maksimal, dan menjadikan pengalaman di Dakar sebagai bekal untuk terus berkembang hingga ke panggung Olimpiade senior," ujar Ita.
Medali emas Continental Team tersebut merupakan penghargaan dari FEI dan tidak termasuk dalam penghitungan medali resmi Youth Olympic Games Dakar 2026.
Hingga pukul 17.00 waktu Dakar atau 00.00 WIB pada Jumat, kontingen Indonesia menempati peringkat ke-37 klasemen sementara perolehan medali dengan koleksi satu perak dan satu perunggu.
Medali perak Indonesia dipersembahkan atlet wushu Asael Christo Jacob Rondonuwu dari nomor Men's Changquan Combined, sedangkan medali perunggu diraih pejudo Sashenka Cahaya Fatimah pada kelas -63 kilogram putri.
Kontingen Indonesia masih berpeluang menambah perolehan medali melalui empat atlet dari tiga cabang olahraga yang dijadwalkan bertanding pada Jumat.
Selain Dinov yang akan tampil pada final Individual Jumping, perenang Michelle Surjadi Fang dijadwalkan mengikuti nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dan Reynard Delian Purwanto pada nomor 200 meter gaya bebas putra.
Sementara itu, atlet triatlon putri Aira Martha Adistri juga akan memulai perjuangannya dalam perlombaan yang berlangsung di Sally, Senegal.