Conor McGregor dicap pengkhianat oleh temannya sendiri, Artem Lobov. Lobov ungkap McGregor yang lupakan teman-temannya setelah jadi jutawan!
Dirangkum dari berbagai sumber, Artem Lobov mengungkapkan hal itu di sosial media pribadinya. Sekadar pengingat, Lobov adalah teman Conor McGregor sejak lama dan merupakan orang keturunan Rusia-Irlandia.
Lobov pun sempat bersitegang dengan Khabib Nurmagomedov. Yang berujung, McGregor serang bus Khabib di New York dan berakhir McGregor dihempaskan Khabib pada UFC 229 Oktober 2018 lalu.
Artem Lobov dan Conor McGregor pun hubungannya sedang tidak baik-baik saja. Mereka pun baru menyelesaikan sengketa hukum terkait merek wiski Proper No. Twelve.
Lobov mengaku hanya dapat loyalty dengan angka kecil, jauh seperti dijanjikan. Padahal, Lobov yang temani McGregor dari nol.
"Dia tidak mempedulikan siapa pun; dia mengkhianati pelatihnya dan semua sahabat baiknya-Lee, Derek, Gerry Vegas, Charlie, saya sendiri, dan yang lainnya,"tulis Lobov.
"Ada kesepakatan yang dibuat melalui jabat tangan terkait berbagai proyek yang mereka bawa; uang pun masuk, tetapi dia tidak membayar apa yang telah dijanjikan. Dia juga 'tertipu habis-habisan' dalam kesepakatan wiskinya, di mana manajernya, Audie, mencuri uang darinya maupun dari saya. Saya telah menunjukkan kesetiaan yang luar biasa kepadanya," paparnya.
"Sebagai pria berusia 40 tahun, saya tidak mengatakan hal ini dengan sembarangan," sambungnya.
Artem Lobov pun mengaku, keluarganya sempat diancam oleh Conor McGregor. Mobilnya diancam dibakar, sampai ibunya sempat didatangi preman-preman bayaran.
"Dia justru mengirim orang untuk membakar mobil saya dan mengancam ibu saya yang berusia 60 tahun dengan palu, tetapi dia sendiri tidak punya nyali untuk menelepon saya secara langsung," ungkapnya.
"Namun, dia malah menantang saya pada pukul 4 pagi... haha, itu 'jam-nya pecandu'," sambungnya.
Lobov mengaku McGregor sudah berubah. Bahkan soal kontrak bertarung di UFC yang kabarnya masih sisa satu pertarungan lagi, tidak jelas kelanjutannya.